Sunday, April 1, 2012

BEDA PHP DAN JAVASCRIPT

PHP dan JavaScript adalah dua bahasa scripting yang umum digunakan dalam pengembangan web. Perbedaan besar antara keduanya adalah di mana mereka yang paling sering digunakan. JavaScript adalah bahasa utama untuk eksekusi oleh sisi klien, yaitu browser. PHP, sebuah singkatan rekursif dari PHP: Hypertext Processor, biasanya diterapkan pada sisi server. Dengan demikian, itu terisolasi dari varians dalam browser dan desktop yang memiliki cacat JavaScript.

Server-side script untuk halaman web juga dikodekan dalam bahasa seperti Perl atau C, tetapi PHP telah mendapatkan popularitas dalam peran. PHP Satu keuntungan menikmati lebih dari alternatif adalah bahwa ia diciptakan untuk script halaman web, dan tentunya memiliki fitur untuk melakukan banyak fungsi khas termasuk web design. plus lain adalah bahwa PHP dirancang untuk hidup berdampingan dengan HTML; akronim aslinya berarti Personal Home Pages. Ketika digunakan untuk teks output, PHP tertanam dalam kode HTML, sedangkan dalam kasus Perl, situasi sebaliknya biasanya ada - HTML yang akan dihasilkan oleh kode Perl. Efek bersih adalah bahwa PHP dan solusi HTML lebih bersih dan lebih mudah dibaca.

PHP tidak baik dalam hal kinerja waktu pelaksanaan. pengembang PHP telah membuat prioritas optimasi. Seperti perbaikan database, keuntungan kinerja dilakukan pada script sisi server sangat meningkatkan efisiensi dari sebuah situs web. Tidak seperti bahasa yang mengkompilasi kode di muka dan tetap executable biner untuk permintaan pengolahan, skrip PHP mengkompilasi ketika mereka digunakan. Untuk menghemat biaya karena harus mengkompilasi kode yang sama untuk setiap permintaan, kode cache yang digunakan untuk mengurangi kompilasi diperlukan
Read More

Saturday, March 31, 2012

PENGERTIAN WEB STATIS DAN WEB DINAMIS


Pengertian Web Statis

Web Statis adalah web yang content atau isinya tidak berubah – ubah. Maksudnya adalah isi dari dokumen yang ada di web tersebut tidak dapat diubah secara mudah. Ini dikarenakan karena script yang digunakan untuk membut web statis tidak mendukung untuk mengubah isi dokumen.
Karena script yng digunakan untuk membuat web statis ini seperti HTML dan Cascading Style Sheet atau biasa disebut dengan CSS. Maka dari itu untuk perubahan isi dokumen pada web statis harus mengubah isi file HTML atau CSS tersebut. Tentunya bagi orang awam atau orang yang tidak mengerti soal program atau script HTML dan CSS akan sangat sulit sekali dilakukan. Untuk itu jika kita ingin mengubah dokumen web statis harus mengerti benar scipt HTML atau CSS atau sering disebut programmer yang dapat melakukan perubahan isi dokumen sebuah web statis.
Web statis ini biasanya digunakan oleh website yang menggunakan HTML, Web Search Engine, atau web Company Profile.


Pengertian Web Dinamis

Web Dinamis adalah Web yang content atau isinya dapat berubah – ubah setiap saat. Karena dalam teknologi pembuatan web dinamis sudah dirancang semudah mungkin bagi user yang menggunakan web dinamis tersebut.
Untuk perubahan content atau isi dokumen dalam sebuah web dinamis dibilang mudah ketimbang web statis yang harus memiliki keahlian khusus pada bagian scripting web tersebut. Ketika kita akan mengubah content atau isi dari sebuah web dinamis kita hanya perlu masuk kebagian control panel atau bagian administrator web yang telah disediakan oleh script web dinamis.
Jadi untuk pengubahan content atau isi dokumen dalam sebuah web dinamis tidak perlu memiliki keahlian programming atau seorang programmer saja yang dapat mengubah isi dokumen pada web dinamis. Untuk membuat web dinamis diperlukan beberapa komponen yaitu client side scripting ( HTML, JavaScript, Casing Style Sheet atau CSS) dan server side scripting seperti PHP dan program basis data seperti database MySQL untuk menyimpan data – data yang ada di web dinamis.
Read More

BEDA HTML DAN PHP

PHP adalah suatu bahasa atau script untuk membuat halaman web dinamis. Secara nyata, browser (seperti IE, Firefox, Opera dan kawan-kawannya yang lain) hanya mengerti satu bahasa, yaitu HTML (Hypertext Markup Language).
HTML adalah suatu bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi antara web server dengan klien (browser) yang diberi markup (tanda) khusus untuk melaksanakan atau menampilkan perintah khusus pula.
Kita bisa membuat web dengan menggunakan HTML. Kita juga bisa membuat link ke halaman lain di web kita atau halaman lain di web lain.
Tapi sayangnya, HTML adalah web statis. Artinya, jika kita ingin membuat web yang mempunyai banyak halaman, maka kita dituntut untuk membuat halaman web yang banyak juga.
Di lain pihak, PHP adalah suatu script (tepatnya server-side script) yang memproses perintah-perintah dan mengembalikannya ke server sudah dalam bentuk HTML.
Cara kerjanya seperti ini:
1. Browser meminta halaman ke web server.
2. Web server (bisa Apache, IIS dan lain-lain) akan memproses permintaan itu.
3. Jika web server menemukan suatu tanda khusus PHP (yaitu <?php dan ?>, atau <? dan ?>) maka web server akan memberikan kesempatan kepada PHP untuk memprosesnya, karena itu di luar wewenang web server.
4. PHP akan memproses perintah-perintah yang berada di antara <?php dan ?> atau <? dan ?> dan mengabaikan yang lainnya.
5. Dalam memproses perintah-perintah di antara <?php dan ?>, jika ada perintah untuk menampilkan sesuatu (seperti echo), maka PHP akan memberikannya kepada web server. Jika PHP menemukan kesalahan, baik itu sintaks, overflow, file tidak ditemukan dan lain-lain, maka PHP akan memberikan peringatan yang akan diteruskan ke web server.
6. Jika semua proses telah selesai, maka web server akan memberikan nilai kembalian kepada browser berupa HTML, satu-satunya bahasa yang dia mengerti.
Untuk dapat menggunakan PHP, Anda harus menginstal PHP yang dapat diperoleh di http://www.php.net  dan web server seperti Apache, IIS dan sejenisnya.
Read More